Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Peluang Bisnis Ritel 2026: Skema Investasi dan Proyeksi Balik Modal Kemitraan Alfamart

Avatar photo
alfamart

ID, Jakarta — Model bisnis waralaba ritel modern masih menjadi salah satu opsi investasi yang menarik di tahun 2026. Salah satu yang cukup diminati adalah kemitraan dengan Alfamart, yang menawarkan berbagai skema kerja sama dengan karakteristik investasi dan potensi pengembalian modal yang berbeda.

Secara umum, terdapat tiga skema utama yang dapat dipilih calon mitra, yakni pembukaan gerai baru, konversi dari toko eksisting, serta pengambilalihan (take over) gerai yang telah beroperasi. Masing-masing skema dirancang untuk menjawab kebutuhan dan kapasitas finansial yang beragam, sekaligus memberikan fleksibilitas dalam strategi ekspansi usaha ritel.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pada skema franchise gerai baru, mitra mengusulkan lokasi usaha untuk kemudian melalui tahapan evaluasi kelayakan, presentasi proposal, hingga penandatanganan perjanjian kerja sama. Nilai investasi awal bervariasi tergantung kapasitas gerai, mulai dari kisaran Rp300 juta untuk ukuran kecil hingga Rp500 juta untuk gerai dengan kapasitas lebih besar. Investasi ini telah mencakup berbagai komponen operasional seperti biaya lisensi waralaba selama lima tahun, instalasi utilitas, perangkat ritel, sistem kasir, hingga dukungan promosi awal. Namun demikian, biaya tersebut belum termasuk pengadaan atau sewa properti, yang menjadi variabel tambahan dalam struktur biaya total.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan