ID, Kota Kupang – Upaya memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur terus digencarkan. Salah satunya melalui peluncuran program inkubasi “Aksi Kreasi Flobamorata 2026” yang diinisiasi oleh Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi NTT.
Program ini resmi diperkenalkan dalam kegiatan onboarding yang berlangsung di Kupang, sebagai langkah awal membangun ekosistem kewirausahaan yang lebih adaptif, inklusif, dan berdaya saing.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga sektor perbankan. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan UMKM yang tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang di tengah dinamika ekonomi.
Perwakilan BI NTT menegaskan bahwa pengembangan UMKM tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga harus menyentuh aspek kualitas pelaku usaha. Melalui program ini, pelaku UMKM didorong untuk memperkuat legalitas usaha, meningkatkan literasi keuangan, serta memanfaatkan teknologi digital dalam operasional bisnis.
Sebanyak 64 UMKM terpilih menjadi peserta dalam program ini, terdiri dari sektor pertanian, produk unggulan, hingga jasa. Mereka dipilih melalui proses kurasi ketat dengan mempertimbangkan potensi pertumbuhan dan kesiapan untuk naik kelas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















