ID, Jakarta — Dinamika kontras mewarnai pasar modal Indonesia pada kuartal I 2026. Di satu sisi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan adanya pengakuan dari MSCI terhadap reformasi struktural pasar modal nasional. Namun di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mengalami koreksi tajam, seiring arus keluar dana asing yang signifikan.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa berbagai langkah pembenahan yang dilakukan regulator telah mendapatkan perhatian positif dari MSCI. Reformasi tersebut mencakup penguatan transparansi kepemilikan saham, penyempurnaan klasifikasi investor, hingga penerapan kerangka High Shareholding Concentration (HSC) serta peningkatan batas free float.
Ia menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperbaiki tata kelola pasar, memperkuat perlindungan investor, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. Senada dengan itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menilai pengakuan tersebut sebagai indikator positif atas arah kebijakan yang tengah ditempuh, meskipun implementasinya masih memerlukan konsistensi dan koordinasi lintas pemangku kepentingan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















