Prancis Uji Coba Rudal Balistik M51.3, Kremlin Peringatkan Eropa soal Konfrontasi dengan Rusia

Avatar photo
rudal

ID, Jakarta — Modernisasi persenjataan strategis Prancis kembali menjadi sorotan setelah militernya menguji coba rudal balistik M51.3 yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Langkah tersebut memicu kritik dari Kremlin di tengah meningkatnya ketegangan keamanan antara Rusia dan negara-negara Eropa.

Uji coba dilakukan pada Selasa di Samudra Atlantik. Rudal diluncurkan dari kapal selam tanpa membawa hulu ledak, kemudian jatuh di kawasan Atlantik Utara yang jauh dari garis pantai. Pengujian itu menjadi bagian dari pengembangan kemampuan strategis Prancis dalam mempertahankan sistem pencegahan nuklirnya.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/10/Untitled-image-11.png
Scroll kebawah untuk lihat konten

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyaksikan langsung peluncuran tersebut. Ia menilai pengujian itu menunjukkan kredibilitas kemampuan pertahanan strategis negaranya.

“Ini adalah demonstrasi baru tentang kredibilitas pencegahan kami, dan pesan yang jelas ke mana pun ia harus diterima,” tegas Macron.

Pernyataan Macron memperlihatkan bahwa uji coba tersebut tidak hanya memiliki dimensi teknis militer, tetapi juga membawa pesan strategis kepada pihak-pihak yang memantau perkembangan kemampuan pertahanan Prancis.

Kremlin Kritik Arah Pertahanan Eropa

Respons keras datang dari Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov. Ia menilai kecenderungan negara-negara Eropa memperkuat kemampuan militernya dengan menjadikan Rusia sebagai titik acuan utama justru berisiko memperdalam konfrontasi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan