Secara teknikal, analis memperkirakan level US$4.200 per troy ons sebagai titik dukungan (support) kuat bagi harga emas. Namun, ketidakpastian global dan potensi kenaikan suku bunga lanjutan dapat memicu aksi jual jangka pendek oleh investor.
Tidak hanya emas, harga perak juga mengalami tekanan. Data Refinitiv menunjukkan harga perak turun 3,47 persen ke level US$72,72 per troy ons pada perdagangan Senin, dan masih melemah tipis pada perdagangan Selasa pagi.
Dengan dinamika global yang masih bergejolak, pasar komoditas logam mulia diperkirakan akan tetap volatil dalam jangka pendek, seiring interaksi antara faktor geopolitik, inflasi, dan arah kebijakan moneter global.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















