“Gedung boleh bagus, tetapi yang paling penting adalah persekutuannya. Jangan sampai gedungnya bagus, tetapi persekutuannya tidak ada. Kekuatan gereja ada pada persekutuan jemaat,” katanya.
Pemerintah dan Gereja sebagai Mitra Pembangunan
Yosef selanjutnya menempatkan gereja sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam pembangunan masyarakat. Menurutnya, kompleksitas persoalan pembangunan membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Ia mengajak jajaran pemerintah dan gereja memperkuat komunikasi serta membangun mekanisme penyelesaian persoalan melalui dialog dan kerja sama.
“Pemerintah adalah mitra. Karena itu, kita harus terus membangun kerja sama dan kolaborasi. Kalau ada pergumulan, mari kita bicarakan dan cari jalan keluarnya bersama-sama,” ujarnya.
Di hadapan jemaat, Yosef juga menguraikan sejumlah tantangan yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Kupang dalam menjalankan agenda pembangunan. Luas wilayah administratif yang besar, ditambah dengan beragam kebutuhan masyarakat, membuat pengelolaan anggaran daerah membutuhkan prioritas dan strategi yang cermat.
Kendati menghadapi keterbatasan fiskal, ia memastikan pemerintah daerah tetap berupaya memperjuangkan kepentingan masyarakat. Salah satu pendekatan yang ditempuh ialah membangun komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Pusat guna membuka akses terhadap berbagai program pembangunan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














